Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan
sebelumnya tentang Perilaku suami yang suka bikin kesel istri. Jika sebelumnya
tulisan yang saya masukkan ke notes (catatan)
saya adalah hasil mengadaptasi artikel dari Yahoo, kali ini saya mencoba
menulis dengan beberapa referensi saya dan bukti kongkrit di sekitar saya
(berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa istri dan suami). Selamat membaca.
a.
Bermalas-malasan jika suami telah
pulang kerja.
Sambutlah
mereka dengan senyuman yang indah. Sebab, selelah bagaimanapun anda (baca:
istri) haruslah bersikap lembut di depan suami. Sebab, suami sangat merasa
terganggu dengan sikap anda yang tidak peduli. Padahal, seyogyanya, suami
senang jika mereka pulang kerja lalu, disambut dengan wajah manis anda.
b.
Menghabiskan sebagian uang belanja
bulanan untuk membeli perlengkapan make-up
yang sebenarnya belum dibutuhkan. Pada sebagian besar wanita (khususnya istri)
ingin tampil cantik di depan suami-suami mereka sehingga mereka cenderung
membeli make up mahal yang sebenarnya
belum dibutuhkan hanya dikarenakan kebiasaan yang tidak tertanggulangi.
Padahal, pada umumnya, suami lebih cenderung menyukai istrinya tampil apa
adanya. Sebab, jika harus menuruti keinginan istrinya yang gemar berbelanja make up mahal akan menguras kantong
mereka, bisa-bisa gaji sebulan habis untuk make
up saja.
c.
Menyalahgunakan kartu kredit yang
diberikan suami. Pada dasarnya, seorang suami mempercayakan istrinya memegang
kartu kredit agar mereka tidak direpotkan dalam pembelajaan bulanan. Sebelumnya
memberikan wanti-wanti selangit agar tidak boros. Namun, pada kenyataannya,
para istri terkadang overlimited
dalam berbelanja baik pakaian mahal, perabotan rumah tangga yang serba mahal
sehingga membuat suami akan berada dalam titik kulminasi yang tinggi.
d.
Jarang memasak makanan kesukaan suami.
Sebagai istri yang tahu seluk beluk suaminya, sudah menjadi keharusan agar
senantiasa memasak sendiri makanan favorit suaminya. Jangan menyerahkan pekerjaan
ini pada pembantu (jika ada), sebab suami akan sangat menghargai masakan
istrinya sendiri dibandingkan dengan masakan pembantu atau delivery.
e.
Bawel atau senang mengatur
kebiasaan-kebiasaan suami. Misalnya, menentukan jenis pakaian yang harus
digunakannya, memeriksa handphone, dan banyak bertanya jika suami pulang
terlambat.
f.
Ketika suami minta dipijit atau
diurut, istri jarang mengikuti keinginan suami. Ketika suami lelah bekerja
seharian, terkadang mereka ingin bermanja-manja dengan istrinya dengan cara
minta dipijit sendiri oleh tangan halus istri. Namun, keinginan suami terkadang
tidak dipenuhi oleh si istri dengan alasan juga lelah mengurus rumah dan anak
seharian (bagi ibu rumah tangga) dan lelah setelah pulang kerja (bagi wanita
karir).
g.
Istri sering membantah jika ada
sesuatu yang dikatakan atau dilarang suami. Sifat seperti ini yang terkadang
membuat suami sangat jengkel sehingga menimbulkan pertengkaran mulut.
h.
Egois. Tipe egois membuat suami
kewalahan dan sering mengeluh sehingga jarang untuk memiliki kesamaan pendapat.
i.
Suka bergunjing dengan tetangga atau
teman arisan. Pada umumnya, banyak istri yang menghabiskan waktunya untuk
bergunjing dengan tetangganya atau teman arisannya seingga terkadang melupakan
pekerjaan rumah tangganya. Mereka cenderung bergunjing pada saat suami sedang
ke kantor, atau sore hari ketika menganggap telah rehat sejenak dari pekerjaan
rumah tangganya sehingga mengabaikan kedatangan suami yang pulang kerja dari
kantornya.
j.
Jarang mengurus rumah. Suami akan
merasa kesal jika melihat keadaan rumah
yang tidak pernah bersih atau berantakan karena ulah si kecil dengan maiannya
yang berserakan di mana-mana sehingga rumah seperti kapal pecah.
k.
Keluar rumah tanpa ijin suami. Banyak
istri yang memiliki kebiasaan bertemu dengan teman-temannya, entah di café atau
di mall hanya untuk berbelanja atau shopping atau sekedar cucimata di mall.
Namun, satu hal yang dianggap sepele seperti lupa atau tidak meminta ijin pada
suami ternyata menimbulkan pertengkaran kecil di antara mereka. Sebab, dalam
hal ini suami terkadang ingin dihargai.
l.
Jarang memperhatikan kebutuhan anak
disebabkan oleh waktu yang sulit untuk diatur antara pekerjaan dan tugasnya
sebagai ibu rumah tangga.
m.
Suami minta ‘jatah’ istri mengaku lagi
‘becek’. Nah, untuk kriteria kesal yang terakhir ini adalah terkadang dianggap
sepele pula oleh istri, tapi ternyata sangat menimbulkan kekesalan yang teramat
dalam buat suami. Sebab, kebutuhan biologis suami ini jika tidak terpenuhi akan
menyebabkan suami ‘jajan’ di luar.
Oleh
karena itu, sedikit renungan buat semua istri agar memperhatikan hal tersebut.
Jangan selalu menganggap sepele kebiasaan-kebiasaan tersebut, sebab bisa saja
terjadi hal parah yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar